Play & Download : Cinta (sakit) cipt.civa

Play & Download : Aku kan pulang cipt.febri

Play & Download : Terus menunggu cipt.civa

Play & Download : Inikah cinta cipt.ezi

Play & Download : Izinkan aku mencintainya cipt.febri

Play & Download : Hilang Cintaku cipt.marta

Play & Download : Melangkah lebih jauh cipt.febri

Rabu, 16 Januari 2013

Persahabatan Sejati Ala Dexpo

Oleh Arief Dexpo

Sampai kemarin kadang aku masih bertanya - tanya, apa itu persahabatan sejati? Bukan karena aku tak tahu artinya, tapi karena aku menyangsikan keberadaannya. Sering aku bertanya - tanya, di mana kalian sahabat - sahabatku saat aku membutuhkan kalian? Sering juga yang aku temui justru orang lain, dan bukan keberadaan kalian di saat aku berharap kalian ada. Sejujurnya, aku menjadi tak seyakin saat aku menjawab “Pasti!” empat tahun yang lalu, untuk sebuah pertanyaan yang sama, ”Apakah kita akan menjadi sahabat sejati selamanya?”

Sering aku begitu merindukan waktu di mana kita bisa bersama - sama seperti dulu. Saat kita bisa berbicara dari hati ke hati, saat kita membela dan menguatkan setiap orang dari kita yang sedang dihadapi pada masalah, saat segalanya terasa begitu mudah selama kita bersama. Sungguh, aku merindukan saat – saat itu.

Tapi aku juga mengerti apabila suatu hari nanti, semua itu hanya akan menjadi kenangan kita. Aku pun mengerti apabila nantinya kita berkumpul hanya karena kenangan masa lalu, karena manusia memang hidup dengan berpegangan pada kenangan dan takkan mungkin melepaskannya dengan melupakan. Namun jauh di dalam lubuk hatiku, aku berharap kita berkumpul bukan hanya sekedar untuk mengenang. Aku berharap, 'kita' bukan sekedar kenangan.
oleh Arief dexpo

Persahabatan sejati, mungkin itu terlalu muluk, karena kita belum sejati. Tapi saat kita semua mengusahakan untuk bertemu meskipun harus menunggu berbulan-bulan, lalu kita bisa berbicara panjang lebar, melewati tahun - tahun yang terlewati tanpa 'kita', melewati ketidak tahunan yang menumpuk, melewati segala batas profesi maupun batas kota, dan kembali menjadi kita yang dulu..DEXPO, bagiku itu sudah lebih dari cukup.

Kupikir, hanya sahabat sejati yang mampu untuk mengatakan terus terang kekhawatirannya dan tetap mendukung apapun yang terjadi pada sahabat lainnya. Kita semua saling mendukung dengan cara kita masing – masing. Aku mendengar suara hati dan kejujuran kalian sahabat. Aku mendengar banyak kekecewaan, kesedihan, dan kekhawatiran.

Kurasa itu sangat wajar dan bukankah saling menyakiti memang merupakan salah satu syarat utama untuk bisa menjadi sahabat sejati? Karena semua tumpukan kekecewaan, kesedihan, kekhawatiran, dan sakit hati itu..justru menunjukkan porsi yang terbesar untuk cinta dan perhatian. Itu semua sangat jauh lebih dari cukup bagiku. Dan kurasa kalian pun merasakan yang sama.

Bohong kalau kukatakan bahwa selama ini aku tak khawatir kita akan berubah termakan waktu dan jaman. Bohong juga kalau kukatakan aku tak pernah kecewa dengan ketidak adaan kalian dalam waktu dan sebagian hidupku. Tapi bohong juga apabila kukatakan aku selalu menyediakan waktu untuk kalian. Kupikir, setiap individu dari kita semua memang manusia - manusia yang tidak sempurna, tapi KITA BERLIMA sempurna. Paling tidak begitu menurutku.

Dari antara semua kejadian di dalam hidupku, bersama kalian adalah sesuatu yg tidak pernah membuatku menyesal dan kupikir, mungkin takkan bisa tergantikan. :) Dulu, sekarang, dan nanti semoga...sejati.
dexpo adalah kita,mimpi kita,lambang kita,cinta kita,pesona kita,kebanggaan kita,karya kita,airmata dan tawa kita,ingatlah kebersamaan kita,kita adalah sahabat yang sempurna,jarak dan waktu itu bukan rintangan kita,hanya jembatan yang harus kita lewati sama-sama dan untuk bersama lagi di hari nanti...